Sukses Natal dan Bona Taon Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol dohot Boruna Se-Jabodetabek

Suaratapian.com JAKARTA-Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol dohot Boruna kembali menghelat acara Natal dan Bona Taon Se-Jabodetabek. Hadir ribuan keturunan marga Lumban Gaol dari seluruh penjuru Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Perhelatan budaya yang digelar sekali dalam dua tahun ini dihelat, pada Minggu, 19 Januari 2020 di Gedung Mulia, Jalan Kebun Nanas No.70, Cipinang Besar Selatan, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Ketua Penasihat St. Parsaoran Lumban Gaol, S.Pd memberi panji punguan (pataka) kepada Ketua Umum St. Sabar Lumban Gaol, S.H

Acara dimulai ibadah Natal. Acara bertema: Bertolong-tolonglah Menanggung Bebanmu (Gal 6:2a), dengan subtema: Perayaan Bona Taon Keluarga Besar Pomparan Ni Raja Lumban Gaol, sebagai sarana pemersatu dan wujud nyata kesehatian, sepikiran dan saling mengasihi Pomparan Raja Lumban Gaol Boru Bere untuk membangun generasi Lumban Gaol yang mandiri, sejahtera, persaudaraan yang rukun dan beriman.

Acara dimulai dengan seremoni Panomu-nomuon dari perwakilan seluruh keturunan ompu-ompu di punguan Lumban Gaol. Acara dilanjutkan dengan kebaktian, dalam kebaktian ada liturgi dari berbagai ketua-ketua ompu-ompu dan juga tampil persembahan pujian (koor) dari Punguan Lumban Gaol Boru Bere Kecamatan Rawa Lumbu dengan judul Pasupasu Nagodang Ima Roha Na Sonang.

Khotbah dilayani pendeta dari marga Lumban Gaol sendiri, yang sebelumnya belum pernah dalam perayaan Bona Taon Lumban Gaol untuk berkhotbah. Khotbah dilayankan Pdt Venpri Lumban Gaol STh, Pendeta GKPI Jemaat Khusus Maranatha Cengkareng dalam khotbahnya, dia mengajak seluruh keturuan Lumban Gaol di mana pun berada agar saling bertolong-tolong. “Kita harus hidup bertolong-tolonglah dalam kehidupan ini. Kita tak boleh hidup egois, mesti saling membantu dalam menanggung beban saudara-saudara kita,” ujar pendeta ayah empat anak ini.

Dia juga mengajak melalui perayaan Perayaan Bona Taon Keluarga Besar Pomparan Ni Raja Lumban Gaol, sebagai jalan untuk saling membantu. Karena itu, kalau ada talenta yang Tuhan beri kepada kita jangan disimpan. “Jika ada talenta yang kita miliki, jangan disimpan, tetapi kembali persembahkan pada Tuhan untuk membantu sesama,” ujar mantan pendeta resort GKPI Tanjung Haloban ini.

Sementara itu, Ketua Panitia, St. Talupan Lumban Gaol, SE, Ak, MM mengajak seluruh yang hadir mengucapkan terimakasih kepada Tuhan. “Tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada seluruh Panitia yang telah bekerja keras membantu hingga dapat terlaksana acara ini,” kata mantan Presiden Direktur PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk ini.

Dalam sambutan, dia juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para Donatur maupun yang memberikan Sumbangan Sukarela, terutama Tumpak Lumban Gaol (Ompu Simon) dari PT Lumban Jaya dan pemilik Villa Efata yang menyumbangkan dua hadiah sepeda motor.

Di akhir sambutannya, Talupan mengatakan, sangat merindukan punguan Pomparan Lumban Gaol di masa yang akan datang makin jaya dan solid. “Sebagaimana motto punguan Lumban Gaol Sejabodetabek. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Motto itu sendiri diambil dari Kitab Mazmur 133. Tentu itu berbicara tentang kerukunan, kerukunan satu keturunan,” ujar sintua di HKBP Serpong ini.

Diakhir sambutannya, Talupan tak lupa mengajak, bahwa era ini sudah sangat kompetitif, dan zaman sekarang ini kerjasama menjadi sangat penting di seantero dunia. “Kerjasama adalah kekuatan. Kenyataan, kerukunan membawa pada kerjasama, kerjasama jadi sumber kekuatan. Jika dalam organisasi tak ada kerukunan akan tersaingi dan tertinggal.”

Setelah kebaktian, sebelum perhelatan manortor, digelar pelantikan Badan Pengurus Harian Lumban Gaol Sejabodetabek periode 2020-2024. Terpilih 27 orang pengurus BPH dan kembali dipimpin kembali St. Sabar Lumban Gaol SH. Dalam sambutannya, Ketua Umum, St Sabar Lumban Gaol SH yang terpilih kembali untuk periode kedua menyampaikan selama satu periode, empat tahun, dirinya memimpin telah melayani 384 kegiatan, dari kegiatan suka maupun duka, rapat dan acara lainnya.

Pelayanan yang diberikan BPH kepada 14 ompu di Lumban Gaol, terbanyak dilakukan pada keturunan Pomparan Ama Rajairumana 144 kegiatan diantaranya acara suka cita 79 kegiatan dan acara duka cita 65 kegiatan. Hampir 45 persen pelayanan yang diberikan kepada pomparan Ama Rajairumana yang jumlahnya. “Tentu hal itu wajar mengingat keturunan dari ompu ini ada 846 kk dari 1935 kk jumlah Lumban Gaol Se-Jabodetabek,” ujar pengacara ini.

Dalam perhelatan ini tampil memukau 17 artis-artis keturunan Lumban Gaol yang tergabung di Luga Singer, diketuai Pargaulan Lumban Gaol. Di tengah acara dikumandangkan lagu “Raja Lumban Gaol” Cipt. Drs. Djaendar J Lumban Gaol, M.Si. Product: Gabema Paris Nomba Record & Siontara. Lagu ini terinspirasi oleh St. Sabar Lumban Gaol, SH. St. Parsaoran Lumban Gaol, SPd, St. Talupan Lumban Gaol, SE, Ak, MM, dan St. Mardimpos Lumban Gaol.
Tampak pelantikan 27 pengurus BPH periode 2020-2024

Lagu karangan dari Drs. Djaendar J Lumban Gaol, MSi. Pria kelahiran Parik Sinomba Dolok Sanggul, 21 Desember 1955. Musikalitas dari pensiunan Pemda DKI Jakarta ini mendalam di Dunia Seni. Dirinya sebagai pencipta lagu dimulai sejak tahun 1979. Lagu pertama “rap hita nadua” yang diviralkan Trio The Star Tahun1981. Saat ini telah ratusan lagu Pop Batak dan Pop Rohani yang sudah di rekam dalam pita kaset atau VCD. Produser diantaranya album Pasima Trio, Gabema Trio Vol 1 sd 3, Amura Trio, Arghana Trio dan La’Hobas Trio yang sekaligus menjadi pembina.

Panitia telah mempersembahkan pelayanan yang terbaik yang bisa dilakukan untuk seluruh keturunan Lumban Gaol, dan pantia sangat tertolong oleh peran Naposo Lumban Gaol Se-Jabodetabek. Acara yang ditunggu pengumuman Grand Prize dua sepeda motor. Beruntungnya tetap didapat oleh boru Lumban Gaol dan berenya sebagaimana di dua tahun lalu. (Hojot Marluga)

Hits: 285

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *