08. SEJARAH PUNGUAN

Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol & Boruna SeJabodetabek

Sejarah Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol & Boruna SeJabodetabek ini dimulai dengan nama Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol & Boruna DKI Jakarta Sekitarnya yang diketuai oleh alm. St. Juffri Lumban Gaol/ br Sipahutar yang diresmikan pada 14 September 1986. Para pendiri ketika itu menyatakan, mandiri di bidang paradaton ( manjungjung baringinna ) dari Toga Marbun. Dikatakan manjungjung baringinna, sebab sebelumnya masih bersatu dengan dua marga hahadoli, di Toga Marbun (Lumban Batu dan Banjar Nahor) sama-sama dalam paradaton.

Surat pemberitahuan soal mandiri itu resmi disurati pada, 29 September 1986 dan ditujukan kepada pengurus punguan Toga Marbun dan Boruna Jakarta dan Sekitarnya, yang tembusannya juga dikirim ke pengurus Marompu-ompu marga Lumban Gaol. Teks surat tersebut ditandatangani tujuh orang yang menjadi perwakilan dari Lumban Gaol antara lain: 1. Ir. D.Bahal Gaja Lumban Gaol,  2.   Binsar Lumban Gaol, 3. Gehakson Lumban Gaol (Op Bungauli), 4. Bistok Lumban Gaol, 5. St. Jufri Lumban Gaol, 6. Drs Bonar Lumban Gaol, 7. Osman Lumban Gaol. Dalam surat itu juga dinyatakan bahwa Lumban Gaol sejak surat itu dikirim menyatakan mandiri di paradaton, dalam menyelenggaraan acara adat-istiadat.

Pada tanggal 7 Februari 1993 Pengurus Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol & Boruna  DKI Jakarta Sekitarnya memperluas wilayah dengan mempertimbangkan wilayah pemerintahan yaitu Jabotabek ( Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi ). Kepengurusan ini juga memperlengkapi organisasi dengan dengan pataka ( Bendera ) dan logo ( Lambang ) organisasi. Kemudian, di periode kepengurusan 1995-2001 yang diketuai J.V Lumban Gaol SH / br Siregar, punguan ini berubah nama menjadi Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol & Boruna Jabodetabek, dengan penambahan wilayah Depok.

Pada kepengurusan periode 2001-2004 yang diketuai oleh St.Ir. DBG Lumban Gaol, MBA / br Siahaan diubah lagi menjadi Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol & Boruna SeJabodetabek. Pada masa ini dicetuskan motto punguan yaitu Pungu Sahundulan Namarhahamaranggi. Mengingat semakin berpencarnya Pomparan Ni Raja Lumban Gaol hingga ke wilayah baru berkembang di Jabodetabek, maka dibentuklah kepengurusan Wilayah dan sektor-sektor. Kemudian secara berurutan kepengurusan punguan ini diteruskan oleh Bernad Lumban Gaol / br Simanugkalit dari 2004-2012. Dimasa kepengurusan ini tugas Tim Paradaton makin difungsikan secara maksimal. Kemudian, St. Drs Walter Lumban Gaol, MBA / br Marpaung melanjutkan kepengurusan ini dari periode 2012-2016.

Kini, Punguan Pomparan Ni Raja Lumban Gaol & Boruna SeJabodetabek dipimpin oleh St. S Lumban Gaol, SH / br Nadeak untuk masa periode 2016-2020. Berbagai program telah digaungkan yang berhubungan dengan perbaikan organisasai seperti memperbaiki AD/ART, melengkapi catatan sejarah punguan dan melengkapi arti lambang/logo dan disepakti pada rapat paripurna tanggal 28 Maret 2017.

Hits: 292